Cara Merawat Murai Trotol Mutasi Bulu

Cara Merawat Murai Trotol Mutasi Bulu – Salah satu Peternakan Burung Murai Batu Triyanto Karawang, yaitu Peternakan Burung Bintang Arwana (BABF), sudah tidak asing lagi dengan hiruk pikuk nusantara. Dikenal sebagai peternak penghasil burung berkualitas untuk kompetisi, BABF juga berhasil menghasilkan burung murai batu dengan mutasi warna yang mewah dan langka. Sampai-sampai kolektor dari luar negeri tertarik, benarkah demikian?

Trianto berhasil menjual hasil peternakannya kepada pengepul asal Vietnam. Hasil penangkaran yang dijual adalah jenis shama emas yang warnanya sama dengan putih dan coklat keemasan. Sekadar informasi saja, burung jenis ini dikatakan sangat unik dan mewah, tak heran jika burung jenis ini sulit ditemukan karena kelangkaannya.

Cara Merawat Murai Trotol Mutasi Bulu

Kolektor asal Vietnam ini membelikan sepasang kereta bayi bersama ayahnya yang diberi nama Golden Boy. Harganya sungguh fantastis yakni Rp 350 jutaan untuk usia wagon. Trianto pun membenarkan kebenaran kabar tersebut melalui telepon.

Tips Murai Batu Trotol Agar Cepat Ganti Bulu Dewasa

Masyarakat Vietnam. Harganya 350 juta dan semua transaksi sudah selesai. Trianto mengatakan, “Mudah-mudahan sampai dengan selamat dan bisa dikembangbiakkan di sana.

BARU… TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim serangga alami, burung lebih bagus, daya tahan lebih lama. Tersedia Topsong Premium Red Anise, Murai Stone, Hwamei (Premium Gold), Lark/Branshangan, Mini Pellet, Beo.

Di media sosial juga, Trianto mengunggah kabar tersebut dengan cuitan “Alhamdulillah, akhirnya produk peternakan dalam negeri bisa masuk ke luar negeri. Membeli MBjawara dari 1 pasang Trotolan “Nasional. Yang mau main color MB, jangan salah jalan,”

Hal ini rupanya menjadi motivasi Trianto untuk membudidayakan burung murai batu agar lebih lestari dan tidak punah. Tentu saja, ada banyak nilai plus dari budidaya belatung. Selain sukses menghasilkan burung magmatik batu dengan bibit burung pemenang kompetisi nasional, Trianto membuktikan dengan kesabaran dan ketekunan mampu menghasilkan jenis burung Golden Shama. Hingga berita ini diturunkan, masih banyak masyarakat yang mengantri untuk mengembangbiakkan jenis BABF, baik burung kompetisi maupun warna seperti shama emas.

Trotol Murai Batu Cepat Pastol Cepat Gacor

Trianto selalu terbuka bagi siapapun yang ingin bertanya mengenai kesuksesan ras BABF. Ia juga mengatakan, tidak perlu sungkan untuk bertanya dan berbicara langsung dengannya.

“Tidak perlu malu atau sungkan untuk bertanya. Silahkan langsung menghubungi saya, jika anda sedang tidak sibuk pasti saya akan melayani anda dengan sebaik-baiknya,” pungkas Trianto.

TWISTER GOLD salah satu makanan burung yang paling cocok untuk Murai Batu, Hwamei, Red Anas, Casser by Kikamaniacs yang sudah mencobanya lalu terus menggunakannya antara lain untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Ada juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRESS, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk menghentikan insektivora dan TWISTER PUBUR untuk menghentikan pemakan biji. Banyak orang Kikou Mania lebih memilih untuk merawat Murai Batu Trotolan. Pasalnya, lebih mudah dibentuk, dijinakkan, dan cepat terkorosi.

Namun merawat Murai Batu Trotolan membutuhkan kesabaran karena suara kicaunya tidak bisa langsung dinikmati. Perawatannya membutuhkan waktu yang cukup lama hingga Murai Batu Trotola meranggas bulunya yang sudah dewasa.

Cuan Dengan Murai Batu Blorok !! Faktor Penyebab Murai Batu Blorok

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang perawatan khusus pada Murai Batu Trotolan umur 1,5 bulan agar bulu dewasanya lebih cepat rontok.

Merawat Burung Murai Batu Trotolan memerlukan kesabaran dan ketekunan dalam merawatnya setiap hari hingga burung tersebut menjadi dewasa dan dapat dinikmati dengan merdu kicauan atau balap didalamnya.

Murai Batu Trotolan membutuhkan asupan nutrisi yang lebih tinggi untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Oleh karena itu, Murai Batu Trotolan harus diberi pakan yang kaya protein.

Selain diberikan sebagai pakan utama, berikan juga pakan tambahan (EF) berupa jangkrik dengan dosis 8-10 ekor beserta croto segar dengan dosis 1 sendok makan setiap pagi. Jika tidak ada crotos maka dosis jangkrik ditambah menjadi 15.

Hot News: Jackpot! Babf Karawang Sukses Jual Trotol Mb Mutasi Golden Shama Ke Vietnam

Sore hari beri pakan 10 krill tanpa tambahan croto atau cacing kandang. Pakan tambahan (EF) hanya diberikan pada pagi dan sore hari, dan pakan utama tetap diberikan setelahnya.

Berikan juga vitamin khusus burung kicau untuk menjaga kondisi fisik burung Murai Batu agar selalu fit dan mampu berkicau.

Ternak Murai batu yang masih muda perlu diajarkan mandi dalam kandang sejak kecil agar terbiasa mandi kandang ketika sudah dewasa.

Meski harus dipaksa terlebih dahulu dengan cara ditangkap, kemudian dikunyah dan ditarik dengan cara disemprot air untuk memandikannya, karena jika tidak diajari troll, ketika sudah dewasa mereka tidak akan mau ke kandang untuk mandi. .

Mengobati Trotolan Murai Sakit Akibat Pancaroba

Lain halnya dengan Murai Batu Easy Forest (MH), walaupun sudah dewasa namun lebih mudah dimandikan dalam sangkar.

Menjemur sebenarnya tidak terlalu penting bagi Murai Batu Trotolan, karena tanpa dijemur pun burung akan tetap sehat, hidup dan suaranya juga jernih. Murai Batu Trotolan hanya perlu dijemur selama 15 menit pada pukul 07.00 pagi untuk menghangatkan badan.

Jadi untuk merawat burung Murai Batu Trotolan sebaiknya fokus pada pergantian bulunya terlebih dahulu, karena tentunya yang kita harapkan adalah burung tersebut cepat berganti bulu dan terlihat seperti Murai Batu muda.

Lokasi juga menjadi faktor penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak ayam Murai Batu. Oleh karena itu sebaiknya Murai Batu Trotolan ditempatkan pada ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak berpindah tempat selama beberapa waktu.

Cara Merawat Murai Batu Trotol Tipe Panas Dan Tipe Dingin

Usahakan burung Murai Batu tidak diletakkan pada ruangan yang pengap, panas, kurang cahaya dan sirkulasi udaranya buruk, karena dapat menyebabkan burung menjadi tidak sehat, pertumbuhannya tidak normal, suaranya menjadi serak bahkan bisa menjadi serak. Melawan. Oleh penyakit seperti Tetelo.

Proses mastering pada ternak Murai Batu muda merupakan salah satu proses yang penting agar nantinya ketika sudah dewasa, burung Murai Batu mempunyai bahan isian yang beragam, karena kesehatan kicau ternak Murai Batu tergantung dari proses masteringnya. Burungnya masih kecil. Lain halnya dengan Murai Batu Muda Jungle (MH) yang memiliki suara alam.

Murai Batu termasuk burung yang cerdas, apalagi yang masih muda ibarat kertas putih yang masih bersih dan kosong, oleh karena itu terserah kita mau menggambar atau menulis apa sesuai selera.

Biasanya pada umur tiga bulan, Murai Batu Trotolan akan mulai berganti kulit. Pada saat ini sebaiknya tutup throttle Murai Batu lebih banyak (full kerodong) hingga semua bulu pada throttle rontok.

Warna Warni Lovebird: Juni 2012

Pada masa molting, kurangi ransum jangkrik dan berikan pakan tambahan (EF) seperti ulat hongkong (UH) atau cacing sangkar untuk mempercepat proses molting.

Setelah bulu baru mulai tumbuh, beri makan lebih banyak jangkrik dan tambahkan croto sebagai menu tambahan. Hentikan pemberian pakan cacing hongkong (UH) dan cacing kandang.

Lakukan perawatan ini secara rutin dan teratur agar Murai Batu Trotolan dapat tumbuh dengan normal dan maksimal serta proses pergantian bulu dapat terjadi lebih cepat dan alami.

Demikianlah sedikit informasi mengenai perawatan khusus burung Murai Batu agar cepat mengecat bulu dewasanya yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lainnya mengenai Murai Batu (MB), anda dapat membaca artikel Kicau lainnya. Menyusul artikel sebelumnya, setidaknya ada empat penyebab yang menyebabkan warga Murai Batu (MB) menjadi hitam. Seperti pada judul di atas, keempat penyebabnya antara lain kekurangan nutrisi, perubahan warna, mutasi, dan kawin silang atau interbreeding. Malnutrisi merupakan suatu keadaan dimana burung mengalami kekurangan zat gizi terutama protein. Kekurangan mineral dan vitamin juga bisa digolongkan sebagai malnutrisi, seperti yang dijelaskan Paman David de Souza di blognya (davidsbirds.blogspot.com) yang sering menjadi rujukan magpiemania di seluruh dunia.

Tips Memilih Burung Konin Di Ombyokan

Penjelasan Paman David untuk menjawab pertanyaan Paman Alan (Singapura). Paman Alan mengeluh bulu-bulu di perut burung murai yang awalnya berwarna coklat, berubah menjadi putih setelah dilukis. Hal ini dibarengi dengan perubahan perilaku. Dulunya agresif, kini ia lebih sering pendiam dan menghabiskan waktunya di dasar kandang (jarang naik ke atas tempat bertengger).

Paman David kemudian menjawab bahwa perubahan warna bulu tersebut kemungkinan karena burung tersebut kekurangan mineral atau kekurangan mineral. Karena dia juga punya MB yang sudah cukup tua. Selama molting, beberapa bulu (terutama bulu ekor hitam panjang) tidak dapat menyerap mineral tertentu yang dibutuhkan untuk warna. Hasilnya, warnanya akan menjadi putih.

Jika sudah jadi, bulunya masih berwarna putih. Tampaknya sulit untuk menormalkan situasi ini. Berbeda dengan kasus Alan, sarang Paman David masih dalam kondisi baik: aktif dan jarang berada di dasar kandang.

Khusus untuk perubahan perilaku MB menjadi pendiam dan lebih sering berada di dasar kandang, hal ini mungkin tidak ada kaitannya dengan kekurangan mineral sehingga bulu menjadi putih. Kemungkinan besar penyebabnya adalah kekurangan vitamin B kompleks. Vitamin ini penting untuk pencernaan protein dan menjaga fungsi saraf yang baik. Kekurangan vitamin ini juga menyebabkan nafsu makan burung menurun.

Misteri Murai Batu Blorok (2): Antara Malnutrisi, Depigmentasi, Mutasi, Dan Crossing

Pengaruh malnutrisi terhadap perubahan warna bulu juga disebutkan oleh Margaret A Wissman (2005), dalam artikel Masalah Kesehatan Dapat Menyebabkan Perubahan Warna Bulu Burung yang diterbitkan oleh birdchannel.com.

Malnutrisi dapat menyebabkan garis-garis tekanan (pressure bar) pada daerah pigmentasi gelap, yang pada rahang batu menutupi hampir seluruh tubuh, kecuali bulu ekor. Hal ini juga terjadi akibat gangguan metabolisme atau gizi buruk pada saat proses pemijahan.

Jika kondisi nutrisinya dapat diperbaiki, warna hitam atau coklat tua dapat muncul kembali setelah ganti kulit berikutnya. Namun jika tidak berubah, bisa dipastikan perubahan warna tersebut bersifat permanen.

Selain malnutrisi, Margaret juga mengatakan jenis penyakit tertentu juga bisa menyebabkan perubahan warna bulu. Kasus ini tidak ditemukan pada burung murai batu, melainkan pada beberapa jenis burung beo. Burung bluebird yang menderita penyakit liver parah, misalnya, mungkin mengalami perubahan warna bulu dari abu-abu menjadi kuning cerah. Abu-abu adalah warna merah muda burung di alam.

Kenali Cucak Ijo Semiran Dan Beda Jantan Betina Ci

Virus tertentu juga dapat menyebabkan pertumbuhan rambut tidak normal, namun hal ini jarang terjadi. Selama ini virus tersebut hanya ditemukan pada burung beo dan dikenal dengan nama PBFD (Psittacine Beak and Feather Disease).

Bagaimana ceritanya bulu burung bisa berwarna hitam, putih, coklat dan sebagainya? Warna bulu pada burung ada dua macam, yaitu pigmen dan warna

Cara merawat murai trotol betina, perawatan murai batu trotol mutasi bulu, cara merawat trotol murai, merawat murai batu trotol, cara merawat murai trotol mabung pertama, merawat murai trotol, cara merawat murai trotol agar cepat ganti bulu, perawatan murai trotol mutasi bulu, cara merawat murai batu trotol agar cepat ganti bulu, cara agar murai trotol cepat mutasi, perawatan murai trotol mutasi bulu dewasa, cara merawat murai batu trotol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *